K.H Usman Ali: NU itu Sudah Komplit

K.H Usman Ali, saat mengisi Pengajian Selapanan NU dan Banom NU Ranting Pucanganom Srumbung

NUSrumbung.or.id- Keberadaan Organisasi Keagamaan Nahdlatul Ulama’ (NU) dinilai sebagai organisasi yang elegan, karena telah komplit dan dapat mengakomodir semua usia jam’iyahnya, hal tersebut disampaikan oleh penceramah kondang, K.H Usman Ali.

“Mbah Hasyim Asyari sudah menyiapkan NU dulu dengan begitu komplit, maka jangan pernah meragukannya sedikitpun,” kata K.H Usman Ali, saat mengisi Pengajian Selapanan NU dan Banom NU Ranting Pucanganom Srumbung baru – baru ini.

Kyai Usman ali yang juga selaku Pengasuh Pondok Pesantren API Al Huda, Nepak, Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan itu juga merincikan, untuk kyai paling sepuh dikasih ruang di mustasyar, agak sepuh sedikit disyuriyah, lebih muda lagi ditanfidiyah.

“Sementara ibu ibu di Muslimat lebih muda lagi di Fatayat, anak muda di Gp Ansor, yg dikeamanan ada Banser, adik – adik yg masih sekolah ada IPNU dan IPPNU, komplit lah,” rincinya.

Demi menjaga keberlangsungan organisasi ini, Kyai muda ini juga mengajak masyarakat untuk memasukkan anak – anaknya ke Pendidikan Pesantren, menurutnya, kini pesantren telah diakui keberadaanya, dan disetarakan dengan pendidikan formal.

“Sebagai salah satu bukti bahwa kita adalah wargaNU, maka anak kita harus dipondokkan di pondok pesantren, karena sekarang pesantren sudah setara dengan sekolah formal, ini sesuai dg undang – undang pesantren yang telah disahkan DPR pada 22 september lalu,” pintanya.

Dalam pengajian Selapanan NU dan Banom se Ranting Desa Pucanganom, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang itu, sebelumhya juga didahului dengan menyanyikan lagu indonesia raya serta beberapa mars kebanggan warga nahdliyin seperti Yalal Wathon, dan Mars dan Hymne Muslimat.

“Ini untuk menumbuhkan semangat cinta tanah air dan juga semakin mantap dalam berkhidmat di NU, kita bisa lihat semangat para ibu muslimat dalam menyanyikan tersebut tinggi sekali, cara inilah salah satu utk berbuat terhadap bangsa dan juga NU” kata Pengurus NU Ranting Pucanganom, Bagiyono.

Dalam sambutannya, Bagiyono mengajak warga NU untuk menjaga aset yang dimiliki warga NU, “Masjid Masjid NU harus kita jaga jangan sampai hilang, ciri khasnya masjid NU adalah bercat hijau, ada kentongan, ada bedug dan ada acara amaliyah NU yaitu tahlilan,yasinan,manakiban dan lain sebagainya,” harapnya.(BAG)

Kontributor : Bagiyono

Editor : Ahmad Muslim