"> BANSER Srumbung Bantu Amankan Kegiatan Keluarga Besar Muhammadiyah - MWC NU Srumbung

BANSER Srumbung Bantu Amankan Kegiatan Keluarga Besar Muhammadiyah

Ahmad Muslim
BANSER dan KOKAM PAM Bersama dalam Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) di Dusun Tosaren, Desa Kradenan, Kec. Srumbung, beberapa waktu lalu

NUSrumbung.or.id- Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) Nahdlatul Ulama’ Satuan Koordiansi Rayon Kecamatan Srumbung, beberapa kali terlibat aktif dalam kegiatan keagaaman Organisasi Muhammadiyah, Silaturahmi Keluarga Besar Muhammadiyah (SKBM) menjadi salah satu kegiatan yang beberapa kali melibatkan Pemuda Nahdliyin ini.

Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Kasatkoryon) Banser Srumbung, Indra Kurniawan Suprayogi S.Kom menjalaskan, sinergi antara KOKAM dan BANSER diwilayah ini sudah berjalan dengan baik, “Beberapa kegiatan kita sering PAM bersama, bahkan kegiatan Muhammadiyah seperti SKBM kita juga sering nge-PAM bareng kok,” ungkap Indra Selasa (02/03).

Selain dikegiatan Keagaaman, kedua organisasi Pemuda Islam ini, juga sering terlibat kegiatan Kemasayarakatan maupun kegiatan Sosial secara bersamaan, baik itu di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Kegiatan Penghijauan, Kebencanaan, maupun Peringatan HUT RI setiap tahunnya.

Menurut Indra, hal ini menunjukkan bahwa disrumbung, Banser mampu bersinergi dengan semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali.”Selagi tujuan dan acaranya baik, tentu kami akan bantu sebisa yang kami mampu,” tegasnya.

Kecamatan Srumbung adalah sebuah Kecamatan yang letaknya dilereng Gunung Merapi, perbatasan antara Jawa Tengah dan Yogyakarta, disini hidup lebih dari 40.000 jiwa masyarakat dengan berbagai latar belakang organisasi kemasyarakatan.

Dari data yang diperoleh di Majlis Wakil Cabang (MWC NU) Srumbung, secara kuantitas, diukur dari jumlah pemegang Kartu anggota serta keanggotaan kotak koin, Nahdlatul Ulama (NU) diSrumbung cukup mayoritas yang mencapai 27.000 lebih anggota.

Ketua MWC NU Srumbung, H. Mahmud Rosyidi, S.Ag, M.Pd memaparkan, guna mendukung pendidikan penerus jam’iyahnya, diwilayah ini juga berdiri 12 TK RA, 10 MI Ma’arif, 1 SDIT, 1 MTs Ma’arif, 1 SMP Trisula, 1 SMPIT, Serta 1 SMA Maarif, disamping juga terdapat puluhan Pondok Pesantren dan Majlis Ta’lim, serta TPQ NU yang tersebar di 17 Desa yang ada.

Generasi mudanyapun tak kalah banyak, berdasar Akreditasi yang dilakukan oleh Pengurus Wilayah Ansor Jawa Tengah akhir Oktober 2019 lalu, jumlah Anggota Ansor Banser diwilayah ini mencapai 600 lebih, sementara Pemudi Fatayatnya justru berada diatasnya yang mencapai 850an anggota.

Belum lagi ditambah Muslimat, IPNU, IPPNU, LP Ma’arif serta Lebaga dan Banom lain yang bernaung dibawah Ormas besutan Hadratusyaikh KH Hasim Asy’ari ini.

“Kendati menjadi Mayoritas, namun kami (NU Srumbung) juga tak lantas semena-mena dalam menjalankan aqidah serta kesehariannya, terbukti berbagai kegiatan keagamaan maupun social kemasyarakatan, sukses digelar diSrumbung, tanpa halangan, maupun penolakan,” ungkap Mahmud. (AMS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Hampir 1 Millyar Dana Koin NU Srumbung Terkumpul Selama 2019, Ini Rinciannya

NUSrumbung.or.id- Selama tahun 2019, Unit Pengelola Zakat Infaq dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama’ (UPZIS-NU) MWC Kecamatan Srumbung, berhasil mengumpulkan dana Koin dari masyarakat sebanyak Rp 988.507.200, dana itu bersumber dari masyarakat yang tersebar di 17 ranting NU yang ada. Ketua UPZISNU MWC Srumbung, Arif Budiman memaparkan, ranting dengan perolehan paling besar […]